Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Pengguna QRIS Melalui Praktik Kakeibo Dalam Perspektif Nudge Theory Di Era Digital

Fina Ruzika Zaimar

Sari


Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran masyarakat, termasuk di kalangan mahasiswa. Kehadiran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi transaksi sehingga menjadi metode pembayaran yang semakin dominan digunakan mahasiswa. Namun, kemudahan tersebut juga berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif akibat berkurangnya hambatan psikologis dalam melakukan pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan mahasiswa pengguna QRIS melalui praktik Kakeibo dengan menggunakan perspektif Nudge Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur. Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, laporan Bank Indonesia, publikasi Otoritas Jasa Keuangan, serta literatur mengenai Kakeibo, literasi keuangan, dan perilaku keuangan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS meningkatkan efisiensi transaksi namun juga meningkatkan risiko impulse buying dan pengeluaran tidak terencana. Praktik Kakeibo berfungsi sebagai instrumen refleksi keuangan yang membantu mahasiswa mencatat, mengelompokkan, dan mengevaluasi pengeluaran secara sistematis. Dalam perspektif Nudge Theory, Kakeibo menjadi bentuk intervensi perilaku yang mendorong pengambilan keputusan finansial yang lebih rasional tanpa mengurangi kebebasan individu dalam bertransaksi. Integrasi QRIS dan Kakeibo berpotensi meningkatkan literasi keuangan digital, memperkuat disiplin keuangan, dan mendorong perilaku keuangan berkelanjutan di kalangan siswa.

Kata Kunci: QRIS; kakeibo; nudge theory; literasi keuangan; mahasiswa.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ajzen, I. (2020). The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(4), 314–324.

Bank Indonesia. (2024). Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030. Jakarta: Bank Indonesia.

Chiba, F. (2018). Kakeibo: The Japanese Art of Saving Money. London: Penguin Books.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C., & Sarstedt, M. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sage Publications.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2023). Financial literacy and consumer financial behavior. Journal of Economic Literature, 61(2), 345–378.

OECD. (2023). Financial Literacy and Digital Financial Services. Paris: OECD Publishing.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia. Jakarta: OJK.

Pratama, A., Yusuf, M., & Hidayat, R. (2025). Digital payment and financial behavior among Generation Z. Journal of Financial Studies, 12(1), 45–61.

Putri, D., & Sari, R. (2024). Cashless payment and impulsive buying behavior among university students. Journal of Consumer Finance, 8(2), 55–69.

Rahmawati, N., Ahmad, F., & Syamsuddin, M. (2024). Adoption of QRIS among university students in Indonesia. Journal of Digital Economy, 6(1), 23–38.

Sunstein, C. R. (2022). Sludge: What Stops Us from Getting Things Done and What to Do about It. Cambridge: MIT Press.

Thaler, R. H., & Sunstein, C. R. (2021). Nudge: The Final Edition. New Haven: Yale University Press.

Xiao, J. J. (2020). Consumer Financial Capability and Financial Behavior. New York: Springer.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. Sage Publications.




DOI: https://doi.org/10.37531/bijac.v7i1.12007

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Web Analytics View My Stats
Alamat Penerbit / Pengelola : Jl. Meranti Raya No.1, Pandang, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231, Indonesia