Pelanggaran Etika Bisnis pada Praktik Manipulasi Laporan Keuangan PT Garuda Indonesia
Sari
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran etika bisnis dalam kasus manipulasi laporan keuangan pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tahun 2018 melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis (systematic literature review). Kasus ini menjadi perhatian luas karena adanya pengakuan pendapatan yang tidak sesuai dengan standar akuntansi, khususnya terkait kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi, yang berdampak pada distorsi informasi keuangan perusahaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik SLR, yang melibatkan proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, seperti jurnal ilmiah, laporan resmi regulator, serta publikasi akademik terkait etika bisnis, teori agensi, dan fraud laporan keuangan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi pola pelanggaran etika, faktor penyebab, serta implikasi yang ditimbulkan dari praktik manipulasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran etika bisnis dalam kasus ini dipengaruhi oleh tekanan kinerja (performance pressure), konflik kepentingan antara manajemen dan pemegang saham sebagaimana dijelaskan dalam teori agensi, serta lemahnya sistem pengendalian internal dan penerapan good corporate governance. Selain itu, ditemukan bahwa rasionalisasi tindakan menjadi faktor kunci dalam membenarkan praktik manipulasi laporan keuangan, sehingga perilaku tidak etis dapat terlegitimasi dalam lingkungan organisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa kegagalan dalam penerapan prinsip etika bisnis, seperti kejujuran, integritas, dan transparansi, dapat berdampak signifikan terhadap kredibilitas perusahaan dan kepercayaan publik. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan, regulator, dan akademisi dalam memperkuat praktik tata kelola perusahaan serta mencegah terjadinya fraud di masa mendatang.
This study aims to analyze business ethics violations in the financial statement manipulation case of PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk in 2018 using a Systematic Literature Review (SLR) approach. The case gained widespread attention due to revenue recognition practices that deviated from accounting standards, specifically regarding the cooperation with PT Mahata Aero Teknologi, which resulted in the distortion of the company’s financial information. The research employs a qualitative method with the SLR technique, involving the identification, selection, evaluation, and synthesis of relevant literature sources, such as scientific journals, official regulatory reports, and academic publications related to business ethics, agency theory, and financial statement fraud. The analysis identifies patterns of ethical violations, contributing factors, and the implications of these manipulative practices. The findings indicate that the business ethics violations in this case were driven by performance pressure, conflicts of interest between management and shareholders as explained by agency theory, and weaknesses in internal control systems and the implementation of Good Corporate Governance (GCG). Furthermore, the study finds that rationalization served as a key factor in justifying financial manipulation, allowing unethical behavior to become legitimized within the organizational environment. This research underscores that failures in upholding ethical principles such as honesty, integrity, and transparency can significantly impact a company's credibility and public trust. These findings are expected to serve as a reference for corporations, regulators, and academics in strengthening governance practices and preventing future fraud.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Andriyana, & Trisnaningsih. (2022). Analisis pelanggaran etika bisnis dan kode etik profesi akuntan pada kasus PT Garuda Indonesia Tbk. Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(6), 2135-2146.
Bakhita, N., & Sikki, N. (2025). Mengeksplorasi tantangan, kerangka kerja, dan penerapan etika bisnis kontemporer dalam ekonomi global. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(1), 45-55.
Barus, S., Misshela, J., Nabila, A., & Alexander, R. (2025). Menganalisis praktik akuntansi keuangan dari sudut pandang etika bisnis pada studi kasus PT Garuda Indonesia. Musytari: Jurnal Neraca Manajemen, Ekonomi, 12(3), 89-98.
Bela, C., Diba, F., Dwi, M., & Nasirwan, N. (2025). Mengetahui dan menganalisis implementasi manajemen strategik pada PT Garuda Indonesia dengan fokus pada kesesuaian (strategic fit) antara strategi sumber daya manusia (SDM) dan strategi bisnis. Economic: Journal Economic and Business, 4(1), 112-125.
Damianus, A., & Lilis, M. (2024). Menganalisis pelanggaran postulat audit yang terjadi dalam kasus audit laporan keuangan PT Garuda Indonesia pada tahun 2018. Jurnal Bisnis Perspektif (BIP's), 16(1), 34-47.
Dewi, R., Wahyudi, S., Setiawan, B., & Uyun, Q. (2023). Menganalisis kasus fraud PT Garuda Indonesia dari perspektif etika profesi dan etika bisnis. MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi, 40(1), 56-68.
Dian, A., Amanda, R., Putri, H., & Yohanes, V. (2025). Mengevaluasi pengaruh penerapan etika bisnis terhadap transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan, serta membahas peran pendidikan etika dan regulasi. MUSYTARI (Neraca Manajemen, Ekonomi), 17(2), 201-215.
Dimas, F., Lorensia, M., Rahayu, S., & Titi, A. (2024). Menganalisis bagaimana prinsip-prinsip etika bisnis, seperti kejujuran, objektivitas, dan tanggung jawab profesional diterapkan dalam kegiatan akuntansi keuangan. Research Accounting and Auditing Journal, 1(2), 77-89.
Faisal, M., & Arza, F. (2026). Menganalisis pengaruh etika bisnis dalam praktik akuntansi dengan fokus pada kasus pelanggaran etika di Indonesia, serta mengkaji dampak pelanggaran etika terhadap kredibilitas laporan keuangan dan kepercayaan publik. Jurnal Eksplorasi Akuntansi (JEA), 8(1), 12-26.
Fita, N., Asan, M., Yuliawati, E., Yasti, D., & Sinaga, R. (2025). Menganalisis penerapan kode etik akuntan dalam menangani kasus pelanggaran etika profesi di Indonesia. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, 2(10), 415-428.
Hamid Andra, M. (2024). Tinjauan Kepatuhan Kode Etik Direksi PT Garuda Indonesia Tahun 2018–2019. Jakarta: Pustaka Akademik Korporasi.
Hidayat, T., & Lestari, W. (2023). Membedah dimensi rasionalisasi dan tekanan dalam perilaku kecurangan laporan keuangan menggunakan perspektif Akuntansi Keperilakuan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma (JAMAL), 14(2), 188-202.
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2018). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 23: Pendapatan. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan - IAI.
Jamaluddin, M., & Enre, A. (2023). Mengkonstruksi Agency Theory dalam keuangan syariah untuk meminimalisir asimetri informasi (asymmetric information) antara principal dan agent melalui perspektif tabligh (keterbukaan/transparansi). POINT: Jurnal Ekonomi & Manajemen, 5(2), 101-114.
Khairani, S., Fajar, M., Aulia, N., Laura, C., & Ramadhan, I. (2026). Menganalisis bentuk pelanggaran etika profesi akuntan dalam kasus manipulasi laporan keuangan eFishery. AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 5(1), 33-49.
KOMPASTV. (2019, Juni 28). Sanksi berlapis OJK dan Kemenkeu untuk Garuda Indonesia dan Auditor. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=example
Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). (2006). Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia. Jakarta: KNKG.
Lubis, A., Theonanda, R., Laia, J., Octaviana, M., Dharmawati, S., & Hartono, B. (2025). Menganalisis tingkat transparansi dan akuntabilitas dalam penyajian laporan keuangan PT Garuda Indonesia. Educational Studies and Research Journal (ESRJ), 6(1), 88-102.
Mannuela, J., & Kurniawati, E. (2024). Menguji pengaruh asimetri informasi, leverage, dan kinerja keuangan terhadap manajemen laba dengan komite audit sebagai variabel moderasi pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2020–2022. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 9(1), 14-29.
Masnar, H., Safitri, D., & Nasrizal, N. (2023). Menguji pengaruh komisaris independen, komite audit, dan internal audit terhadap integritas laporan keuangan dengan whistleblowing system sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI periode 2017–2019. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis (JAKB), 16(2), 245-258.
Mezi, R., & Titi, S. (2025). Mengidentifikasi bentuk-bentuk pelanggaran etika profesi akuntansi yang terjadi pada skandal laporan keuangan PT Garuda Indonesia. Mimbar: Jurnal Penelitian Sosial dan Politik, 14(2), 134-145.
Mujairimi, A., & Safriliana, R. (2025). Mengetahui penerapan etika bisnis dan profesi akuntansi di Indonesia. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(2), 167-179.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Jakarta: OJK.
Pratama, A., & Wijaya, M. (2021). Menguji pengaruh asimetri informasi dan tekanan kinerja terhadap praktik creative accounting berdasarkan Teori Agensi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia (JAKI), 18(2), 145-162.
Safanti, R., & Nadhifah, U. (2025). Menganalisis pengaruh Fraud Diamond terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan BUMN periode 2020–2023. ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting, 6(1), 54-66.
Saraswati, P., & Utama, I. (2022). Menganalisis efektivitas fungsi pengawasan dewan komisaris dan komite audit dalam memitigasi financial shenanigans. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis (JIAB), 17(1), 112-127.
Septiana, D., Maharani, P., Puspitaningrum, A., Olivia, F., & Rahayu, T. (2025). Menganalisis implikasi penyajian pendapatan yang tidak transparan terhadap etika laporan keuangan PT Garuda Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA), 9(2), 321-335.
Setiawan, H., & Rahayu, M. (2020). Mengevaluasi independensi dan skeptisisme profesional auditor eksternal dalam mengaudit akun pendapatan material yang berisiko. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia (JAAI), 24(1), 45-58.
Sikki, N., Priadi, A., Kholifah, N., & Putri, D. (2022). Menganalisis penerapan etika bisnis dalam pelayanan konsumen di era globalisasi e-commerce. Prosiding Konferensi Nasional Sosial dan Politik (KONASPOL), 4(1), 212-221.
Weruin, U. (2019). Menganalisis teori-teori etika yang relevan bagi etika bisnis serta menjelaskan kontribusi pemikiran para filsuf dalam memahami praktik bisnis dan profesi secara moral. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 3(2), 303-314.
Wita, S., & Mursal, I. (2022). Menganalisis pendekatan fenomenologi dalam kajian ilmu sosial, khususnya pengaruh pemikiran Edmund Husserl terhadap fenomenologi sosial Alfred Schutz dan Peter L. Berger dalam memahami konstruksi makna dan realitas sosial. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(2), 178-192.
DOI: https://doi.org/10.37531/bijac.v7i2.12242
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

