Tinjauan Penyajian Laporan Keuangan Berdasarkan SAK-EMKM pada Koperasi Pegawai Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan

B. Nuranisa Pertiwi, Muhammad Yahya, Warka Syachbrani

Sari


Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis penyajian Laporan Keuangan Koperasi Berdasarkan SAK-EMKM. Data yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu membandingkan antara teori yang sudah ada dengan praktek yang sesungguhnya sehingga akan dapat ditarik kesimpulan. Penelitian dilaksanakan pada Koperasi Pegawai Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penyajian laporan keuangan koperasi belum sesuai SAK-EMKM karena informasi yang disajikan tidak lengkap. Koperasi Pegawai Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan belum menyusun laporan arus kas. Neraca telah disusun dengan format yang benar. Neraca disajikan dalam perbandingan dua tahun terakhir. Namun terdapat jumlah angka rekening piutang yang tidak wajar pada periode berjalan. Selain itu, dalam penyajian PHU tidak dibedakan pendapatan dari anggota dan non-anggota.

The purpose of this studi is to analysis of presentation of Koperasi Indonesia financial statement Based on SAK-EMKM. The data obtained by using interview and documentation techniques. The data analysis technique used is descriptive analysis, which is comparing existing theories with actual practice so that conclusions can be drawn. The research was conducted at Koperasi Pegawai Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan. The results of the study conclude that the presentation of cooperative financial statements is not in accordance with SAK-EMKM because the information presented is incomplete. Koperasi Pegawai Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan has not yet prepared a cash flow report. The balance sheet has been prepared in the correct format. The balance sheet is presented in a comparison of the last two years. However, there were an unreasonable number of accounts receivable in the current period. In addition, in the presentation of PHU, income was not differentiated from members and non-members.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


IAI. (2018). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Idris, H., & Syachbrani, W. (2018). Accountants Moral Judgement in Religious and Non-Religious School Background’S Perspective. Hasanuddin Economics and Business Review, 2(2), 97. https://doi.org/10.26487/hebr.v2i2.1491

Martani, D. (2012). Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK. Jakarta: Salemba Empat.

Ningtyas, J. D. A., & Pusmanu, P. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK-EMKM)(Study Kasus Di UMKM Bintang Malam Pekalongan). Riset & Jurnal Akuntansi, 2(1), 11–17.

Syachbrani, W. (2012). Akuntansi dan Akuntabilitas Pemerintah Desa. Universitas Gajah Mada.

IAI. (2018). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Idris, H., & Syachbrani, W. (2018). Accountants Moral Judgement in Religious and Non-Religious School Background’S Perspective. Hasanuddin Economics and Business Review, 2(2), 97. https://doi.org/10.26487/hebr.v2i2.1491

Martani, D. (2012). Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK. Jakarta: Salemba Empat.

Ningtyas, J. D. A., & Pusmanu, P. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK-EMKM)(Study Kasus Di UMKM Bintang Malam Pekalongan). Riset & Jurnal Akuntansi, 2(1), 11–17.

Syachbrani, W. (2012). Akuntansi dan Akuntabilitas Pemerintah Desa. Universitas Gajah Mada.


Article Metrics

Sari view : 25 times
PDF - 14 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.