Peran Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening Antara Literasi Digital dan Kompetensi SDM Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan

Karman Karman, Ansar Ansar, Yusrab Ardianto Sabban

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komitmen organisasi sebagai variabel intervening dalam hubungan antara literasi digital dan kompetensi sumber daya manusia terhadap produktivitas kerja pegawai. Penelitian dilakukan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 110 pegawai yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode path analysis menggunakan bantuan SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan kompetensi SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi serta produktivitas kerja pegawai. Komitmen organisasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Selain itu, komitmen organisasi mampu memediasi pengaruh literasi digital terhadap produktivitas kerja secara signifikan, namun tidak signifikan dalam memediasi hubungan antara kompetensi SDM dan produktivitas kerja.
Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas kerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan literasi digital dan kompetensi SDM, serta didukung oleh peningkatan komitmen organisasi. Oleh karena itu, organisasi perlu mengintegrasikan pengembangan kemampuan digital, peningkatan kompetensi, dan pembentukan komitmen pegawai secara berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas kerja.

Teks Lengkap:

DOWNLOAD PDF

Referensi


Aditya, R. (2021). Digital literacy in business transformation. Journal of Digital Economy, 5(2), 45–52.

Allen, N. J., & Meyer, J. P. (1990). The measurement and antecedents of affective, continuance and normative commitment to the organization. Journal of Occupational Psychology, 63(1), 1–18.

Belshaw, D. (2012). What is ‘digital literacy’? A pragmatic investigation. Durham University.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gilster, P. (1997). Digital literacy. Wiley.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hasibuan, M. S. P. (2018). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Hutapea, P., & Thoha, N. (2008). Kompetensi plus. Gramedia Pustaka Utama.

Kreitner, R., & Kinicki, A. (2014). Organizational behavior. McGraw-Hill.

Lincoln, J. R., & Bashaw, R. E. (1997). Organizational commitment: A multi-dimensional perspective. Academy of Management Review, 22(3), 1–25.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2021). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Martin, A., & Grudziecki, J. (2006). DigEuLit: Concepts and tools for digital literacy development. Innovation in Teaching and Learning in Information and Computer Sciences, 5(4), 1–19.

Ng, W. (2012). Can we teach digital natives digital literacy? Computers & Education, 59(3), 1065–1078.

Noe, R. A. (2016). Employee training and development. McGraw-Hill.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Pearson Education.

Sedarmayanti. (2015). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Refika Aditama.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutrisno, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.

UNESCO. (2019). Digital literacy framework. UNESCO Publishing.

Wibowo. (2021). Manajemen kinerja. Rajagrafindo Persada.




DOI: https://doi.org/10.37531/bijac.v7i1.11935

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Web Analytics View My Stats
Alamat Penerbit / Pengelola : Jl. Meranti Raya No.1, Pandang, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231, Indonesia