Pengaruh Self-Efficacy Dan Job Ability Terhadap Kinerja Karyawan Bank Swasta Di Bandung
Sari
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-efficacy dan job ability terhadap kinerja karyawan salah satu bank swasta di Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 184 karyawan, sedangkan sampel sebanyak 126 karyawan yang memenuhi kriteria berhubungan langsung dengan nasabah dan telah bekerja lebih dari satu tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 21. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa self-efficacy memperoleh skor 87,60% (kategori sangat tinggi), job ability 88,51% (kategori sangat tinggi), dan kinerja karyawan 69,62% (kategori tinggi). Hasil regresi menghasilkan persamaan Y = 8,181 + 0,354X1 + 0,445X2. Self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (β = 0,484; t = 6,752; p < 0,001), demikian pula job ability (β = 0,339; t = 4,728; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja (F = 60,234; p < 0,001). Nilai R² sebesar 0,495 dan adjusted R² sebesar 0,487 menunjukkan bahwa model menjelaskan 48,7% variasi kinerja setelah penyesuaian jumlah prediktor. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan keyakinan diri dan kompetensi kerja, terutama dalam menjaga ketelitian transaksi, kualitas layanan, dan pencapaian target.
Kata Kunci: Self-efficacy; job ability; kinerja karyawan; perbankan; Bank Swasta
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Campbell, J. P. (1990). Modeling the performance prediction problem in industrial and organizational psychology. In M. D. Dunnette & L. M. Hough (Eds.), Handbook of industrial and organizational psychology (2nd ed., Vol. 1, pp. 687–732). Consulting Psychologists Press.
Koopmans, L., Bernaards, C. M., Hildebrandt, V. H., de Vet, H. C. W., & van der Beek, A. J. (2014). Measuring individual work performance: Identifying and selecting indicators. Work, 48(2), 229–238. https://doi.org/10.3233/WOR-131659
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.
Stajkovic, A. D., & Luthans, F. (1998). Self-efficacy and work-related performance: A meta-analysis. Psychological Bulletin, 124(2), 240–261. https://doi.org/10.1037/0033-2909.124.2.240
Wood, R., & Bandura, A. (1989). Social cognitive theory of organizational management. Academy of Management Review, 14(3), 361–384. https://doi.org/10.5465/amr.1989.4279067
DOI: https://doi.org/10.37531/yume.v9i3.12940
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

